Sebanyak 39 Pejabat OKU, Ikuti Asesmen Untuk 9 JTP Strategis

Berita, Oku777 Dilihat

Bupati OKU Teddy Meilwansyah Berharap, Seleksi terbuka ini mampu menghasilkan pejabat yang benar-benar kompeten dan tepat untuk mengisi sembilan posisi JTP tersebut.

OKURAYANEWS.ID – Sebanyak 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengikuti Asesmen Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JTP) Tahun 2025 yang digelar di Ruang SDM Polda Sumsel, Kamis (11/12). 

Proses uji kompetensi berlangsung selama dua hari dan dihadiri langsung oleh Bupati OKU H Teddy Meilwansyah, didampingi Sekda OKU Darmawan Irianto dan Kepala BKPSDM Nanang Nurzaman.

Dalam sambutannya, Bupati Teddy menyampaikan bahwa seleksi terbuka ini digelar untuk mengisi 9 posisi JTP strategis, yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, PBK dan Penyelamatan, Ketahanan Pangan, Disparbud, P2TP2A, Dispora, PMD dan KB.

“Seleksi terbuka ini diharapkan mampu menghasilkan pejabat yang benar-benar kompeten dan tepat mengisi sembilan posisi JTP tersebut. Seluruh ASN yang mengikuti seleksi ini sebelumnya juga telah menjalani ProASN di BKN Regional 7 Sumsel, sehingga saya yakin mereka memiliki kapasitas,” ujarnya.

Bupati turut meminta kepada Tim Asesor Mabes Polri untuk melakukan penilaian secara objektif agar terpilih pejabat yang memiliki kualitas sesuai kebutuhan jabatan. Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian asesmen dengan penuh kesungguhan.

“Tunjukkan integritas dan kemampuan terbaik. Ini momentum untuk membuktikan kesiapan dalam memegang amanah yang lebih besar,” tegas Teddy.

Adapun rangkaian asesmen yang diujikan tim asesor terdiri dari enam materi utama, yakni; Leaderless Group Discussion (LGD)  yang menguji kemampuan peserta dalam pengambilan keputusan melalui diskusi tanpa pemimpin.

Kemudian Behavioral Event Interview (BEI) yang menggali pengalaman peserta dalam menghadapi persoalan dan menjelaskan pendekatan penyelesaiannya. Serta CAT Psikometri, Integrasi Gabungan dan Wawancara mendalam.  

Seluruh tahap asesmen tersebut dirancang untuk memperoleh pejabat yang tidak hanya memenuhi standar kompetensi teknis, tetapi juga memiliki integritas dan karakter kepemimpinan yang solid. 

(Tim)